Mungkin kisah ini hanya berbentuk sebuah perasaan,namun itu adalah sesuatu yang sangat berkesan.Sampai-sampai mata ini bisa meneteskan air mata saat kenangan itu muncul.Terpikir "Indahnya Persahabatan",kalimat itu adalah kalimat awal yang terbayang dalam pikiranku saat hari-hari yang kujalani terasa berat.Tetapi sesuatu yang berat itu akan terasa ringan jika ada sang kawan yang menemani.Kawan yang selalu setia menemaniku di saat senang dan sedih,mengingatkanku,menghiburku, dan mengulurkan tangan untuk membantu dalam menghadapi kesulitanku.Terkemas rapi di pikiranku kisah sedih dan senang bersama kawan dari aku lahir hingga dewasa ini.
Kala itu saat aku masih duduk di Sekolah Dasar,tergambar polosnya anak-anak dengan tingkah konyolnya,canda tawanya dan kebersamaannya.Teringat setiap fajar telah tiba,kawan selalu menghampiriku menuju ke sekolah bersama.Itu dimana kawan sangat peduli pada kita.Kemudian saat melakukan perjalanan wisata,kala itu aku ingin sekali berenang.Aku memaksakan diri untuk berenang padahal sebenarnya aku tidak bisa berenang.Aku pun terbawa arus ke kolam yang lebih dalam.Langsung sang kawan menarikku.Peristiwa itu adalah peristiwa yang membuatku sangat berhutang budi pada kawanku itu.Namun semua itu berakhir dengan perpisahan,semua mencari jalan hidup mereka masing-masing.
Kisah hidup tidak berakhir begitu saja,selama kita berbuat baik di dunia ini.Orang akan bersimpati kepada kita.Kemudian aku melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama(SMP).Tidak dapat kulupakan waktu SMP-ku.Banyak kenangan manis yang teringat.Disini aku mendapatkan kawan baik yang banyak.Sampai rasanya aku tidak pengen lulus dari SMP-ku waktu itu.Setiap istirahat selalu aja ada orang baik yang mau membayari seporsi soto untukku,baik itu kawan maupun penjualnya.Guru yang baik dan bersahaja juga menambah aku betah di situ.Namun apa daya,segala sesuatu pasti ada perpisahan.Kawan-kawan mencari kehidupan mereka masing-masing.
Waktu berjalan kembali,Sekolah Menengah Atas-pun aku masuki.Senang dan sedih aku jalani bersama kawan-kawan.Terkadang cobaan yang menghadang dapat menghancurkan persahabatan di SMA tapi kami tetap bertahan.Sampai 3 tahun berlangsung kitapun berpisah kembali.
Saat itu aku memutuskan untuk merantau ke Jakarta,di Jakarta aku meneruskan untuk kuliah di Perguruan Tinggi.Rasa senang bisa kuliah dan rasa sedih karena meninggalkan kampung halaman bercampur aduk.Kawan yang setia itu sebenarnya banyak jika kita juga berbuat baik kepada mereka.Janganlah kita berbuat buruk pada orang lain.Pedulilah pada mereka.Jangan mementingkan ego dan kesombongan diri untuk mengejar jabatan,harta dunia,dan lain-lain.Sahabat lebih penting dari semua itu,jadilah orang baik maka kita akan menerima kebaikannya juga..... :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar